Dalam rangka memenuhi fungsi sosialnya, perusahaan membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan tanggung jawab sosial. Ini merupakan bentuk penghargaan atas seluruh dukungan yang telah diberikan masyarakat untuk perusahaan selama bertahun-tahun. Berdasarkan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor Kep. 431/BL/2012 tanggal 1 Agustus 2012, tanggung jawab sosial perusahaan harus dilakukan sesuai dengan empat aspek penting, yaitu:

  • Lingkungan
  • Pekerjaan, Kesehatan dan Keselamatan
  • Masyarakat dan Pembangunan Sosial
  • Tanggung jawab terhadap pelanggan

Kewajiban sosial perusahaan diwujudkan melalui komitmen dan kontribusi aktif perusahaan dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial. Kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan dengan tujuan untuk memberi manfaat timbal balik pada masyarakat, termasuk pelanggan dan karyawan perusahaan. Komitmen tersebut dilandasi hal-hal sebagai berikut:

  • Tuntutan global terhadap penerapan CSR (Corporate Social Responsibility).
  • CSR menjadi bagian dari pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik.
  • Perhatian masyarakat luas yang terus meningkat terhadap etika dan akuntabilitas bisnis.
  • Perusahaan diharapkan dapat tumbuh berdampingan dengan lingkungan di sekitarnya.

Pelaksanaan kegiatan CSR adalah fondasi utama dalam mewujudkan pertumbuhan yang harmonis antara Perusahaan dengan lingkungan sekitarnya. Sepanjang tahun 2018, realisasi kegiatan CSR yang dilakukan oleh perusahaan menghabiskan dana sebesar Rp2.160 juta, yang meliputi Bantuan untuk Anak Asuh, Bakti Sosial, Dana Bantuan untuk Panti Asuhan, Perbaikan Sekolah, dan Sumbangan Bencana Alam.

Program anak asuh yang dilangsungkan oleh perusahaan sudah berjalan selama lebih dari tujuh tahun. Bantuan yang telah disalurkan untuk anak-anak berprestasi tidak hanya berhenti di tingkat SD dan SMP saja, tetapi juga hingga jenjang SMA/SMK. Lebih dari itu, perusahaan juga telah menyalurkan bantuan berupa bantuan perbaikan sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah, (Kab. Bogor, Jawa Barat), SDN 15 Kendari (Kendari, Sulawesi Tenggara), TK Soya Ambon (Maluku), serta pembuatan ruang sanitasi di Palopo, Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, kegiatan Bakti Sosial juga dilakukan secara rutin oleh perusahaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang kurang mampu. Bakti Sosial ini dilakukan dengan penyaluran dana bantuan ke panti-panti asuhan dan kegiatan donor darah yang diselenggarakan serentak di seluruh kantor pelayanan perusahaan.

Tidak hanya berhenti sampai di situ saja, bencana alam yang menimpa Indonesia juga tak luput dari perhatian perusahaan. Bantuan berupa materi maupun moril juga disalurkan kepada para korban bencana alam di seluruh wilayah nusantara. Hal ini dilakukan karena perusahaan menyadari besarnya konstribusi masyarakat dalam mengembangkan dan mempertahankan keberlangsungan usaha. Bantuan bencana alam ini diberikan untuk korban gempa di wilayah Palu dan sekitarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan terus akan dikembangkan dan dievaluasi secara berkala. Ini dilakukan agar program berjalan lebih efektif dan menjangkau ruang lingkup yang lebih luas. Tujuannya agar bantuan yang disalurkan akan bermanfaat dalam jangka panjang hingga di tahun-tahun mendatang.

CHAT DENGAN KAMI