Multifinance terbaik dengan asset 1T – 5T

Mandala Multifinance menjadi yang terbaik di kelompok perusahaan pembiayaan beraset Rp1 triliun sampai dengan dibawah Rp5 triliun. Kunci suksesnya, komitmen yang kuat dan solidnya kerja sama tim.

Screen Shot 2015-09-03 at 2.47.06 PMfoto

Mandala Multifinance berhasil mencetak kinerja gemilang pada tahun 2014. Pencapaian itu diraih berkat komitmen yang kuat dari setiap sumber daya manusia (SDM) serta adanya kerja sama tim yang solid. Pada “Rating 173 Multifinance Versi Infobank 2015” Mandala Multifinance sukses mempertahankan predikat “sangat bagus” sekaligus menjadi yang terbaik di papan tengah alias di kelompok perusahaan pembiayaan beraset Rp1 triliun sampai dengan dibawah Rp5 triliun.

Menurut data Biro Riset Infobank (BirI), pada 2014 Mandala Multifinance berhasil membukukan pembiayaan Rp4,43 triliun atau meningkat 23,53% dibanding dengan 2013. Peningkatan jumlah pembiayaan yang disertai dengan pengelolaan asset produktif yang tepat memperbesar pendapatan perusahaan pembiayaan yang berdiri sejak 1983 ini menjadi Rp1,55 triliun atau tumbuh 8,42% dari pendapatan 2013 yang sebesar Rp1,43 triliun.

Pembiayaan sepeda motor masih menjadi tulang punggung bagi bisnis perusahaan pembiayaan ini. “Sepeda motor masih lebih terjangkau dibanding dengan kendaraan roda empat, banyak dimanfaatkan sebagai salah satu mata pencarian, terutama di kawasan pinggiran atau pedesaan.” Ujar Harryjanto Lasmana, Direktur Utama Mandala Multifinance, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Kinerja pembiayaan yang bergerak naik membuat laba Mandala Multifinance merekah. Menutup 2014, laba rugi setelah pajak perusahaan pembiayaan yang berkomitmen mewujudkan misinya, yaki memfasilitasi pembiayaan dengan cepat dan efektif kepada masyarakat melalui perbaikan proses kerja, teknologi informasi, serta perluasan jaringan, ini mengembang 16,44% atau dari Rp258,93 miliar pada tahun 2013 menjadi Rp301,49 miliar.

Dalam menjalankan bisnis pembiayaan pada 2014, Mandala Multifinance menerapkan kebijakan strategis yang tidak banyak berubah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Perusahaan pembiayaan ini tetap focus pada jaringan ke wilayah-wilayah yang tingkat persaingannya tidak terlalu ketat tapi berpotensi memberi imbal hasil yang cukup tinggi. Per Desembar 2014 perusahaan pembiayaan ini memiliki jaringan kantor sebanyak 236 unit.

Untuk 2015, manajemen Mandala Multifinance memandang prospek usaha pembiayaan, khususnya pembiayaan roda dua, masih menjanjikan kendati tingkat persaingan bisnis terbilang ketat. Hingga akhir tahun ini perusahaan pembiayaan ini memasang target pembiayaannya bisa mencapai Rp6 triliun atau tumbuh 18% dari 2014.

Sumber: Infobank No.438, Agustus 2015 Vol XXXVII